kenapa? itu sebuah pertanyaan dlm hatiku. . .
saat kesesakan mulai datang menjemput ditambah sejumput permasalahan ditaburi amarah, kesal, dan semua rasa yang menyesakkan dada. aku pun bertanya apa maksud semua ini? kenapa aku harus bertahan? jika semua hanya akan menjadi kenangan. toh aku sudah sangad sesak, tak kuasa untuk lanjutkan hari. aku hanya sanggup bermimpi, esok kan ada cahaya terang melingkupi ku. meskipun aku tau cahaya itu tak pernah ada. pesimis.
ya aku memang sedang pesimis menghadapi hidupku
tanpa ada satupun dukungan dalam tiap langkahku. orang hanya bisa menghujat, mengatai, mengutuki, berkata sedemikian kasarnya, berbuat semaunya, seolah aku bukan manusia yang punya perasaan dan aku tidak sedikit pun mampu membalas. bahkan saat pisAU itu menghujam jantungku aku hanya terdiam.
ini memang sebuah kesalahan. dan kini aku hanya sanggup memandangi dari jauh. andai waktu dapat berputar kembali. atau sebaiknya dipercepat saja…..
aku muak