i’m give up
aku benar-benar tidak bisa terima dengan kenyataan yang begitu menyakitkan ini. .
kenapa? kenapa jadi begini?
belum cukupkah penderitaanku selama ini?
hidup di antara perbedaan yang menyakitkan. .
terjepit dalam dua kubu kehidupan dan tersakiti karenanya?
situasi yang dilemmatis. .yang membuat air mata terus terurai untuk berjuang mengambil jalan yang terbaik. .
kenapa?
kenapa aku masih harus dijejali dengan persoalan hidup dan mati lagi? lagi? dan lagi?
apakah ini semua salahku?
apa harus aku yang menanggung semua ini?
CUKUP!
aku berteriak CUKUP!
apakah ada yang mengerti?
ada yang memahami?
hati ini gundah. .
kalau memang ini waktunya biarlah biar aku pergi. .
aku pun sudah tak sanggup hadapi semua ini. .
bukan hal mudah bagiku dan mungkin untuk semua orang di dunia ini. .
menerima kenyataan bahwa hatinya telah hancur, fisiknya pun merapuh, dan orang-orang yang terbaik perlahan menjauh. .
masihkah ku harus bertahan?
sampai kapan?
aku sekarat kau tahu?
aku kesakitan kau mengerti?
aku tak tahan lagi!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
apa ku harus habiskan waktuku di meja operasi?
menghabiskan sisa hidupku dalam rumah sakit?
aku tak mau. .
aku tak mau. .
dan tak kan pernah mau. .
i’m give up!
yeah i’m give up!. .
aku terlalu rapuh untuk membebani ini semua dan sendiri. .
aku terlalu sakit untuk memendam semua ini dan sendiri
aku ingin berteriak mencari keadilan dunia. .
atau mencari keadilan Tuhan. .
apa Tuhan?
apa maksudMu?
kalau memang aku sudah tak berarti lagi biarkan aku pergi. .
pergi ke tempat yang tenang selamanya. .